Minggu, 29 Mei 2011

"Kepada Hati Yang Diremukkan"

Tergores luka di ujung cinta...
Ada torehan perih di tepian kasih...
Ilhamkan selembar kata benci di lorong kalbu

timbul sebuah pahatan tanda tanya
Benarkah cinta itu indah...?

Ombak di laut menggeleng.."aku tak mengerti"
Embun pun menjawab.."tak ada dalam catatanku"

Kisah di awal semester,di sebuah perguruan tinggi islam negeri di kota Semarang.

Demi Allah, tidak ada niat untuk membuka luka lama dengan terpajangnya coretan masa laluku ini. aku sudah menghapus semuanya, tanpa sisa. tak ada lagi benci, sungguh.

Aku hanya ingin berbagi dengan seorang, yang hatinya baru saja diremukkan. aku sendiri sulit membayangkan bagaimana perih dan sakitnya, hanya bisa mengira-ngira. karena, sebagaimana terbaca dalam coretan ini, aku pun pernah terluka, meski dengan derajat yang jauh lebih rendah dan pada usia yang jauh lebih mentah

entah apa maksud Tuhan ketika membiarkan hati hambaNya terluka. tapi aku percaya, selalu ada hikmah dalam setiap musibah. dalam hal ini, bisa jadi bahwa semua ini hanya skenarioNya untuk mempertemukannya dengan yang jauh lebih baik, entah di dunia atau di akhirat kelak. bisa jadi pula ini adalah skenarionaNya untuk “menyelamatkannya” dari kisah yang menyesakkan dada (andai ia jadi milikku).

Tetapi mengapa musti dengan cara seperti ini?, begitu mungkin tanyaku, sebagaimana aku dulu. tentu hanya Tuhan yang tahu jawabnya. yang aku tahu hanyalah bahwa seringkali justru penderitaanlah yang membuat kita semakin kuat menghadapi berbagai kemungkinan. bahkan jika kita belajar pada alam, justru penderitaan adalah sarana penyempurnaan. bukankah bayi kupu-kupu harus mati-matian berjuang untuk keluar dari lubang sempit kepompongnya semata agar sayap-sayapnya nantinya kuat untuk membawanya terbang mengelilingi taman? bukankah tanah harus diluku dan dibajak dulu agar bisa menyuburkan tanaman? bukankah emas harus digosok keras-keras dulu agar bisa berkilauan?

Barangkali kehidupanku yang sesungguhnya harus diawali dengan kegetiran supaya aku bisa menghargai pengalaman kemenangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar